APA ITU STROKE? BAGAIMANA PENCEGAHAN DAN PENYEMBUHANNYA

Written by Dr. Aji Hoesodo

Stroke adalah kondisi yang disebabkan oleh adanya gangguan peredaran darah di otak. Stroke merupakan suatu kerusakan pada system sentral yang diawali dengan penyakit darah tinggi yang tidak terontrol. Gejala awal biasanya adanya kelemahan dari system alat gerak dan bicara tidak jelas atau dengan kata lain pelo. Pertama-tama yaitu menurunkan tekanan darah serendah mungkin dan terkontrol. Tanda-tanda gangguan motorik berupa: alat gerak melemah, system koordinasi (berdiri, berjalan, dan sikap) tidak sempurna, kadang disertai dengan gejala tremor (gemetar). Gangguan sensorik berupa: rasa nyeri, suhu, rasa kasar. Gangguan – gangguan lain adalah berupa sulit untuk makan, gangguan buang air kecil dan menutup mata.

OTAK MANUSIA

– Seluruh perilaku, gerak dan aktivitas kita dikontrol oleh otak, yang terdiri dari bermilyard-milyard sel otak.

– Sel otak memerlukan terus-menerus suplai oksigen dan nutrisi agar bisa hidup dan berfungsi baik.

– Oksigen dan nutrisi untuk otak dibawa oleh aliran darah dan mengalir di dalam pembuluh darah otak.

Apa yang terjadi pada stroke?

– Saat  terjadi stroke, aliran darah ke otak berkurang atau sama sekali tertutup.

– Sel-sel saraf otak yang tidak mendapat suplai oksigen dan nutrisi akan rusak  dan kemudian mati.

– Stroke juga menyebabkan pembengkakan pada area yang terkena. Pembengkakan ini juga menyebabkan sel-sel saraf otak disekitarnya sementara berhenti bekerja.

APA PENYEBAB STROKE?

1. Penyumbatan.

a. Thrombosis (pembentukan atau adanya kumpulan faktor darah).

b.  Emboli (bekuan darah).

2.  Perdarahan (haemorrhagis).

FAKTOR RESIKO

• Tekanan darah tinggi (Hipertensi).

• Gula dalam darah berlebihan (Diabetes).

• Penyakit jantung.

• Faktor yang mempengaruhi kekentalan darah.

• Usia lanjut.

• Rokok.

• Kegemukan.

• Stres.

• Kurang aktivitas / tirah baring lama.

• Alkohol / obat terlarang.

• Riwayat Stroke atau TIA (Transient Ischemic Attack).

• Dan lain-lain.

BAGAIMANA MENCEGAH STROKE?

Hidup sehat dengan merubah cara hidup:

– Olah raga secara teratur.

– Makanan yang seimbang / diet yang sesuai.

– Pertahankan berat badan ideal.

– Tidak merokok.

– Minum obat teratur sesuai anjuran dokter.

– Tidur / istirahat cukup.

– Hindarkan stres.

FUNGSI OTAK

– Sebagai Pusat Kontrol.

– Fungsi automatic.

– Fungsi volunteer (kehendak).

– Fungsi sensori.

– Fungsi persepsi lingkungan.

OTAK MEMPUNYAI 2 BELAHAN:

HEMISFER KANAN DAN HEMISFER KIRI.

– Hemisfer kanan mengontrol sisi kiri tubuh.

– Hemisfer kiri mengontrol sisi kanan tubuh.

– Setiap hemisfer mempunyai fungsi yang khusus.

Stroke Hemisfer Kanan

– Kelemahan anggota gerak kiri.

– Gangguan gerakan fungsional kiri.

– Gangguan rasa / sensoris kiri.

– Masalah dalam persepsi.

– Perilaku impulsive, tidak sabaran.

Stroke Hemisfer Kiri

– Kelemahan sisi kanan.

– Gangguan gerak fungsional kanan.

– Gangguan rasa / sensoris kanan.

– Masalah komunikasi.

– Perilaku lambat dan berhati-hati.

Stroke Hemisfer Kanan & Kiri

– Kelemahan pada ke 4 anggota gerak.

– Gangguan gerak fungsional kanan-kiri.

– Kehilangan daya ingat (memori).

– Gangguan penglihatan.

Stroke Batang Otak

– Koordinasi lengan dan tungkai terganggu.

– Pusing dan mual.

– Kelemahan otot wajah.

– Gangguan mengunyah dan menelan.

– Kelemahan pada ke 4 anggota gerak.

PEMULIHAN PADA STROKE

Setiap Stroke pemulihannya berbeda tergantung pada:

– Bagian otak yang terkena.

– Luas area.

– Beratnya kerusakan.

– Riwayat stroke sebelumnya.

BAGAIMANA PEMULIHAN STROKE TERJADI?

– Pembengkakan berkurang.

– Suplai darah alternative.

– Plastisitas (perbaikan).

APA YANG HARUS DILAKUKAN SETELAH STROKE?

– Motivasi.

– Minum obat teratur.

– Diet.

– Rehabilitasi medis.

REHABILITASI MEDIS

Bertujuan agar penderita stroke mandiri dan aktif kembali.

Melalui:

– Penyembuhan alami.

– Terapi fisik dan Retraining.

– Adaptasi.

PENYEMBUHAN ALAMI

Pada fase awal rehabilitasi:

– Aktif bertahap.

– Istirahat seimbang.

– Terapi latihan.

– Sosialiasi.

– Cepat lelah biasa.

TERAPI FISIK DAN RETRAINING

Fase Rehabilitasi:

– Penuh motivasi.

– Lakukan pengulangan sebanyak mungkin.

– Upayakan kemandirian.

– Pilih tujuan yang realistic.

ADAPTASI

Fase akhir Rehabilitasi:

– Aktif dengan kompensasi.

– Temukan aktivitas hobi dan leisure.

– Telusuri minat baru.

– Pertahankan kemandirian.

– Sosialisasi dan tunjukan peran.

APA PERAN KELUARGA , TEMAN DAN SAHABAT

– Menyayangi bukan selalu menbantu.

– Berikan dorongan dan semangat.

– Bagi informasi yang bermanfaat.

– Ikut sertakan dalam semua aktivitas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s