Stem Cell Sembuhkan Gagal Ginjal hingga Kanker

detail berita

stem cell

PENGOBATAN pasien menggunakan stem cell menjadi inovasi baru yang patut didukung untuk memajukan dunia kesehatan. Organisasi Masyarakat Islam (Ormas) Muhammadiyah misalnya yang menyambut positif teknologi ini.

Sebagai bentuk dukungannya, Organisasi Masyarakat Islam (Ormas) Muhammadiyah segera melakukan kerja sama dalam pengembangan stem cell yang akan diterapkan di Rumah Sakit Muhammadiyah bersama Laboratorium Bioteknologi Dermama.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan, pengembangan penelitian stem cell sangatlah menarik. Pengembangan ilmu pengetahuan yang menggunakan inovasi yang baru dan halal. Menurut dia, stem cell akan berguna dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan masyarakat.

Din mengatakan, diyakinkan bahwa di dalam sel yang terdapat pada stem cell tersebut tidak bertentangan dengan ketentuan agama. Beberapa RS di Solo sudah menerapkan stem cell dalam mengobati pasien.

“Di Solo kita sudah lakukan koordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Majelis Muhammadiyah Solo dan diperbolehkan,” tegasnya saat ditemui di RS Islam Jakarta,

Menurut dia, pendekatan penelitian stem cell dilakukan melalui metode berbasis agama dan Al Quran dengan memerhatikan isi pada kompenen cell tersebut.

Dia mengharapkan agar masyarakat tidak alergi terhadap inovasi kesehatan terbaru guna memberikan solusi dalam penyembuhan penyakit.

“Dengan perkembangan dan penelitian yang sudah dibuktikan di luar negeri, maka tidak ada salahnya diterapkan dan dikembangkan di negeri sendiri,” ujar dia.

Rencanaya, Din akan memaksimalkan RS jaringan Muhammadiyah dalam menggunalkan stem celluntuk pengobatan. Selain itu, penelitian yang terus dikembangkan juga akan dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Fakultas Kedokteran untuk melakukan penelitian ilmiah.

“Ini adalah pengembangan ilmu berdasarkan agama dan kemanusiaan. FK harus banyak penelitian guna apa yang dapat dilakukan untuk mengembangkan stem cell tersebut,” tegas dia.

Sementara itu, Spesialis Dokter Laboratorium Bioteknologi Dermama Spesialis Kulit dan Kelamin Indah Yulianto mengatakan, salah satu pihak yang memberikan dukungan akan pengembangan teknologi stem cell di Indonesia adalah organisasi Muhammadiyah yang memiliki jaringan Universitas Muhammadiyah dan Rumah Sakit Islam. Menurut dia, sebagai organisasi yang menaungi RS PKU Muhammadiyah, di mana kerja sama penelitian dengan Dermama telah dilakukan, Muhammadiyah melihat besarnya potensi kebaikan yang bisa dibawa oleh teknologi sel punca yang oleh banyak pihak sering disebut sebagai “the future of medicine”.

“Acara ini juga berfungsi sebagai ajang sosialisasi niatan PP Muhammadiyah dalam menerapkan teknologi sel punca ke jaringan rumah sakit Islam yang dimiliki oleh Muhammadiyah, dengan harapan dalam waktu dekat teknologi ini dapat mulai dijalankan,” ujarnya.

Stem cell telah membuka banyak pintu kesembuhan bagi penderita penyakit-penyakit yang selama ini dianggap mustahil untuk disembuhkan. Dermama telah melakukan penelitian dan clinical trial dengan lebih dari 1.000 pasien sejak 2005.

Semenjak tahun 2011, Dermama bekerja sama dengan beberapa rumah sakit di berbagai daerah mulai melakukan kerja sama penelitian untuk pengembangan dan pelayanan terapi stem cell. Salah satunya adalah Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo, di mana dengan dibantu para dokter spesialis, Dermama berhasil mengembangkan terapi sel punca dengan banyak kisah sukses dari pasiennya. Kesuksesan ini yang akhirnya menarik banyak pihak untuk bekerja sama dalam mengembangkan terapi stem cell ini.

Indah mengatakan, komponen stem cell menggunakan bahan baku dari sel tubuh manusia seperti plasenta darah, lemak, dan kulit. Stem cell diyakini dapat menyembuhkan berbagai penyakit termasuk penyakit tidak menular yang banyak memakan korban, seperti kanker, jantung, struk, dan gagal ginjal.

Dengan menyuntikan atau mengoleskan ke bagian tubuh stem cell dipastikan dapat bekerja dengan sendirinya. Untuk itu, cara pemakaian dapat disesuaikan dengan katagori penyakit dalam atau luar.

Stem cell seperti zat yang pintar dia mencari sendiri letak organ tubuh yang sakit dan melakukan penyembuhan,” katanya.

Menurut dia, kebutuhan stem cell di Indonesia sangatlah tinggi. Namun, terkendala oleh harga yang tidak terjangkau. Untuk itu, stem cell akan dikembangkan dengan mengambil kebutuhan komponen di dalam negeri agar terjangkau.

“Sambil menunggu hak paten agar Indonesia resmi memiliki stem cell. Sebentar lagi juga akan keluar,” jelas dia.

Dengan menggunakan bahan baku standar dari RS seperti PKU Muhammadiyah Solo, RS Muwardi Solo dan RS Brawijaya Jakarta yang sebelumnya sudah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

“Tentunya cell tersebut syaratnya harus bebas dari virus, bebeas kuman, bebas HIV, dan penyakit lainya,” ucapnya.

 

mau order produk bertehnologi stem cell?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s